Archive for the 'Linux' Category
It’s been three weeks i try to setup mozilla java plugin for my hardy amd64 and i still got nothing. I’ve been looking around the web, much tips i’ve try . The lastest tips i read ini here, i use Automated Install script and then once i got mozilla32 can run java applet, but i need more time to wait my mozilla loaded java applet, and then in three minutes my mozilla down. Beside of that, my browser frequently display Address Not Found Firefox can’t find the server at bla … bla .. bla …
I hope Sun Java release 64-bit support Java applet and Java Web Start.
If you had same experience and had found the way out, please tell me … I’ll update this post when i got something else.
Sesuai judul, saya, sang newbie ubuntu coba membuat catatan kecil (takut ada yg error & memaksa untuk install ulang) dari kegiatan saya membuat desktop ubuntu semakin menarik dengan compiz fusion & cairo-dock.
Semua berawal dari kunjungan saya kesini, melihat screenshot-nya saya jadi tertarik untuk mengaplikasikan paket Compiz Fusion yang bernama Deformation dan Show Mouse di desktop saya. Sayang ngga berhasil, mungkin hardware ga support (info saya pake Ati Radeon Xpress 1100). Tapi setidaknya saya pernah mencoba dan sekarang saya lebih betah didepan kompi karena desktop effect-nya.
— UPDATE 14 09 2008 —
Ternyata sudah terinstall, hanya tidak tahu cara penggunaannya. Untuk cara penggunaannya bisa baca disini.
—————————
Kemudian saya berkunjung kesini, tertarik mengimplementasikan Hardy Theme buatan MariuxV. Sayangnya, disini saya dapat NOL BESAR, padahal step-by-step installation sudah diikuti. Mungkin harus banyak baca lagi.
Yang terakhir ini yang agak menyenangkan, Cairo-dock. Awalnya cari referensi tentang dock, cari-cari dock yang paling bagus yang mana. Setelah membaca artikel ini, coba beberapa dock dan yang berhasil cuma Cairo-dock. Saya juga masih belum tahu gimana cara-nya menghilangkan panel atas + bawah. Referensinya disini, sini, sini, sini dan sini.
Resume Cairo-dock installation :
Install / upgrade getlibs download
sudo dpkg -i –force-all <getlibs_package_name.deb>
Download Cairo-dock terbaru disini
sudo dpkg -i –force-all <cairo-dock_package_name.deb>
sudo getlibs /usr/bin/cairo-dock
sudo apt-get -f install
untuk mencoba, run command cairo-dock
kalau sudah ok, tinggal masukkan cairo-dock ke startup (System > Preferences > Sessions, buka tab Startup Programs, klik tombol Add, isi name *bebas*, isi command dengan cairo-dock dan OK)
Yah gini deh nasib jadi newbie, skrg lagi baca2 ini and mau coba lagi theme-nya Om MariuxV. Bye :
— UPDATE 14 09 2008 —
Akhirnya berhasil setup theme-nya MariuxV. Cuma buat nyoba ini, cairo-dock saya remove ganti AWN. Cara Install AWN bisa dibaca disini. Desktop resource bisa cari disini.
Nyoba juga Login Window Intrepid. CMIWW….
Sejak kemarin googling cari download manager untuk Ubuntu yang support rapidhshare premium account, satu demi satu dicoba, ngga ada yang sesuai harapan. Finally my search result give me FreeRapid Downloader. Sesuai dengan namanya, FreeRapid, software ini men-download file sebagai free user. Dengan memasukkan link-link rapidshare si software akan mendownload file satu persatu, ya satu persatu dimana setiap akan mendownload si software membutuhkan waktu 60 detik untuk mendownload (namanya juga free account :mrgreen:). Kelebihannya software ini mendownload menggunakan menggunakan proxy list dan dibuat menggunakan bahasa Java, sehingga kita hanya membutuhkan JRE dan FreeRapid Downloader akan berjalan di semua sistem operasi.
Main features
- support for concurrent downloading from multiple services
- downloading using proxy list
- download history
- programming interface (API) for adding other services like plugins
- works on Linux
Currently supported services are:
- Rapidshare.com
- FileFactory.com
- Uploaded.to
- ..others are coming
Ya, lumayan sambil cari software yang lebih baik, sambil download … Yang penting FREE ….
Setelah jenuh dengan trojan, virus & OS crash akhirnya saya memilih berpindah ke open source. Setelah sebelumnya berbingung-bingung ria dengan Ubuntu Server, sekarang saya diberi tantangan baru oleh Ubuntu Desktop. Awalnya saya senang sekali menggunakan Ubuntu Desktop ini, setelah diinstall sudah siap untuk kerja, office application sudah ada OpenOffice.org (bisa buka file Ms Office 2007 jg
), kabel printer HP Deskjet 2466 sekali colok langsung bisa nge-print, ga perlu driver mobo, ga perlu driver printer.
Tapi kepala mulai pening waktu ngga bisa browsing pake Wireless LAN, sempat konek waktu menggunakan restrict hardware driver tapi setelah restart ngga bisa konek lagi. Referensi-referensi di internet dicoba tapi ngga mempan
tapi setelah utak-atik Manual Network Configuration baru bisa online lagi. tapi tetep masih ada kurangnya, kekuatan sinyal yang diterima ga sebagus MS + waktu pindah tempat si Wireless LAN ngga langsung nge-detect AP terdekat (jadi harus manual githu).
Selamat tinggal bajakan …
Selamat datang kedamaian …
Tadi saya sempat kaget pada waktu flash disk saya tidak terbaca, saya pikir rusak, akhirnya saya ingat dua hari yang lalu flash disk saya format menggunakan ext3. Berhubung ada data penting disitu & saya malas ke ruang server yang SUPER DINGIN untuk backup data akhirnya saya googling. Finally saya temukan FREEWARE yang bisa membaca dan ‘menulis’ drive dengan file system ext2 / ext3, namanya EXT2 Installable File System For Windows.
FREEWARE ini mengijinkan kita untuk menulis dan membaca EXT2 pada sistem operasi Windows, tapi untuk EXT3 hanya bisa membaca.
Continue Reading »
Read EXT2/EXT3 Volume on Windows Operating System
Siapa sih yang ngga tau Ubuntu. Nama Ubuntu sudah tidak asing lagi. Ubuntu merupakan operating system berbasis Linux yang dikembangkan oleh komunitas nya. Ubuntu ini dapat digunakan pada laptop, desktop maupun server. Beberapa minggu kemarin saya memesan CD Ubuntu versi 7.10 (Gutsy Gibbon) melalui https://shipit.ubuntu.com/ dan dihari senin, 3 maret 2008 CD itu tiba berbarengan dengan Netbeans *belum sempet dipake sampai sekarang padahal sudah dapat 3 CD*. Ada yang berbeda antara pemesanan yg sekarang dan yang sebelumnya. Pemesanan sebelumnya, saya tidak kena biaya sedikit pun, pesan lewat Ship It, CD pun sampai dan siap digunakan. Tapi yang sekarang, saya hanya dapat sebuah kertas yang mengisyaratkan saya untuk membawa foto kopi KTP / SIM 2 lembar dan uang Rp 7000,-. Memang sih tidak seberapa, tapi penasaran kenapa berbeda dari yang sebelumnya. Ternyata pemesanan yang sekarang terkena bea cukai, tujuh ribu itu untuk bea cukai. Weird …
11 February 2008 is start date Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI), Java for Edu In Indonesia I (JENI I), JENI II and Cisco Certified Network Associate (CCNA) certification for Jardiknas student at AKATEL. All certification need internet connection. Until now AKATEL has 3 (three) internet connectivity, 2 Speedy and 1 connetion come from Diknas, before i decide to use Mikrotik, when one connection is drop some people complaint that and i ask they for change they gateway. And it’s all make me sick. Everyday i always find complain about internet connection. I try to give 2 gateway in DHCP server, but it’s not work. Well then i hear about mikrotik load balancing & two gateway failover with load balancing which will allow route from two internet connection to one private network. With that there is no problem when one internet connection drop. Lucky me
When i download mikrotik, i’m
cause mikrotik file size < 15 MB. How impressive. After i install it to PIII with 256 MB RAM, i found new problem, how to configure mikrotik. Cause i’m blank in command line then i decide to use Winbox to configure Microtic from Windows. I try to find the right way to setting mikrotik use winbox and i find zero result. I’m stuck and for few days i forget about mikrotik. Mikrotik is suck.
In other day, i must to finish the internet connection problem. Then i try to find another tutor. I found that 2 things. I try it and it’s all done. It’s so easy. On that day i change my mind about command line
Goodbye Winbox
Here the example page come from wiki.mirotik.com …
/ ip address
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=Local comment=”" disabled=no
add address=10.111.0.2/24 network=10.111.0.0 broadcast=10.111.0.255 interface=wlan2 comment=”" disabled=no
add address=10.112.0.2/24 network=10.112.0.0 broadcast=10.112.0.255 interface=wlan1 comment=”" disabled=no
/ ip firewall mangle
add chain=prerouting in-interface=Local connection-state=new nth=1,1,0 action=mark-connection new-connection-mark=odd passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=Local connection-mark=odd action=mark-routing new-routing-mark=odd passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=Local connection-state=new nth=1,1,1 action=mark-connection new-connection-mark=even passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=Local connection-mark=even action=mark-routing new-routing-mark=even passthrough=no comment=”" disabled=no
/ ip firewall nat
add chain=srcnat src-address=192.168.0.0/24 action=masquerade
/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=odd check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=even check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 scope=255 target-scope=10
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 scope=255 target-scope=10 distance=2
Hari minggu sampai selasa merupakan hari-hari yang menyebalkan. Minggu malam, lembur sampe jam 5 update data Sistem Informasi Manajemen, Akademik dan Kemahasiswaan AKATEL (SIMAK) , nambah sedikit script & upload ke server. Harus kelar malam itu, karena hari sebelumnya saya sudah informasikan ke mahasiswa, pengisian KRS Online mulai hari senin sampai sabtu. Yang bikin sebel, saya jatuh di lubang yang sama. Dulu waktu pertama kali kenal dengan yang namanya web hosting padahal dah ngalamin, klo di Linux itu CASE SENSITIVE. Eh … kemarin kq malah error lagi.
Senin, mahasiswa ada yg komplain ngga bisa login, setelah di cek ternyata, file permissionnya di masih otomatis di reset ma admin disana. Jadi session ga bisa disimpan di folder yang sudah saya tentukan. Setelah saya disable fungsi itu beres. Session bisa disimpan.
Selasa, saya pikir semua dah kelar, tapi ternyata ada mahasiswa komplain lagi. :mad: Katanya ga bisa input KRS setelah di cek, saya baru ingat Case Sensitive PHP MySql di Linux Server. Beu … :cry:
Semua dah tau kan apa itu case sensitive ?
Intinya klo case sensitive itu, Variabel1 dan variabel1 itu berbeda, penulisan huruf besar dan kecil itu dibedakan.
Yang saya alami, saya buat script PHP dan dicoba di windows, saya punya tabel yang namanya mahasiswa dimana didalamnya terdapat field NIM, waktu tulis script saya tulis
$sql=”select NIM, NAMA from MAHASISWA”;
Waktu dicoba di windows, script ngga masalah, tapi setelah di upload ke server yg menggunakan LINUX, tidak dikenali tabel yang namanya MAHASISWA. Sial … Alhasil saya harus sesuaikan semua script dengan nama tabel dan field di MySql. :cry: Semoga tidak lagi jatuh di lubang yang sama. Ada yang punya pengalaman menarik waktu implementasi di OS yang berbeda ngga ?? Dishare ya boss :mrgreen:










