Posted in Diary, Uncategorized
Email This Post
Print
Baru-baru ini banyak media ramai membicarakan hasil sementara Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KKPU). Hasil temuan KKPU bahwa berdasarkan skema Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ongkos produksi sms adalah Rp. 75. Lalu apa yang membuat angka ini berubah menjadi Rp 250 - 350 ? Hal ini masih ditelusuri oleh KKPU.
Apabila nantinya tarif sms memang berubah menjadi Rp 75,-, saya tetap memilih Instant Messaging (IM) atau lebih dikenal dengan chatting menggunakan HP. Pengalaman pribadi saya, dalam satu hari minimal 20 kali saya mengirim sms. 20 sms itu baru untuk “someone special”, belum keluarga, teman dan lainnya. Sebenarnya bila dompet ini cukup tebal, saya lebih memilih telepon *semoga semuanya akan lebih baik*. Kembali ke 20 sms, dengan 20 sms berarti minimal sehari saya habiskan pulsa 20×75=1500. Hmmm … Coba bandingkan dengan pengalaman saya saat perjalanan ke semarang, dengan modal Rp 1200, saya bisa chatting seharian dan itupun masih berlanjut di hari berikutnya. Senangnya … Semoga tarif telekomunikasi di Indonesia lebih dan semakin murah lagi  :mrgreen:
TechnoratiFeedsterBloglinesBookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
You may Leave a comment or Subscribe to Comments RSS or Trackback this entry.
9 comments so far
Leave a comment
Please be polite and on topic. Your e-mail will never be published.







Lebih senang lagi kalau SMS an gratis. Kalau kata temennya mah sms an itu sama dengan miss call sistem transfer datanya, jadi tidak terlalu banyak koneksi/jalur yang dibutuhkan.
Emang IM lebih murah, tapi ga semua temen kita bisa OL seharian, mungkin karena peralatan yang belum punya, atau akses internet yang blom dapet, ya seperti saya lah contohnya.
[Reply]
spypark.reborn reply on January 6th, 2008:
Paling ngiler nih denger gratisan, tp sayang, kata gratis selalu ada embel2 dibelakangnya.

Belum punya kan. Sebentar lagi juga dapat kang. yg mantap malah
[Reply]
[Reply]
spypark.reborn reply on January 7th, 2008:
yeah, that’s right. And this all about my strategy
[Reply]
[...] kenapa sekarang mereka bermain di tarif telepon. Tapi saya pribadi, masih bersikukuh dengan yang sebelumnya, dari pada sms-an lebih baik chatting lewat HP menggunakan Instant Messaging, dan kalau nantinya [...]